Nyeri punggung sering dianggap sebagai akibat terlalu lama duduk, kelelahan, atau salah posisi tidur. Namun, jika nyeri berlangsung lama, terasa kaku terutama di pagi hari, memburuk saat beristirahat, dan justru membaik setelah bergerak, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian. Salah satu penyebabnya bisa berupa Ankylosing Spondylitis (AS), yaitu penyakit peradangan kronis yang terutama menyerang tulang belakang dan sendi sakroiliaka, yaitu sendi yang menghubungkan tulang belakang dengan panggul.
Jika tidak ditangani dengan baik, peradangan dalam jangka panjang dapat menyebabkan tulang baru terbentuk di sekitar tulang belakang sehingga gerakan menjadi semakin terbatas. Pada sebagian pasien, ruas tulang belakang bahkan dapat mengalami penyatuan.
Apa Itu Ankylosing Spondylitis?
Ankylosing Spondylitis merupakan bagian dari kelompok penyakit yang disebut axial spondyloarthritis (axSpA). Berbeda dari nyeri punggung biasa, AS berkaitan dengan proses peradangan yang berlangsung kronis. Penyakit ini dapat muncul secara perlahan dan sering kali sulit dikenali pada tahap awal. Tidak semua pasien akan mengalami penyatuan tulang belakang atau perubahan bentuk tubuh yang berat. Diagnosis dan penanganan lebih awal dapat membantu mengendalikan peradangan dan mempertahankan fungsi tubuh.
Kenali Gejalanya
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:
- Nyeri punggung bawah yang berlangsung lama
- Kaku pada pagi hari, terutama setelah bangun tidur
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di bokong dan panggul
- Nyeri terasa lebih berat setelah duduk atau beristirahat lama
- Keluhan justru membaik setelah bergerak atau berolahraga
- Gerakan tubuh semakin terbatas
- Mudah merasa lelah
- Pada sebagian pasien, dapat muncul keluhan pada mata, kulit, atau saluran pencernaan
Jika beberapa gejala tersebut berlangsung terus-menerus, sebaiknya jangan hanya mengandalkan obat pereda nyeri. Konsultasi dengan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Bagaimana Dokter Mendiagnosis AS?
Diagnosis Ankylosing Spondylitis biasanya dilakukan melalui kombinasi beberapa pemeriksaan, bukan hanya satu tes. Dokter dapat mempertimbangkan:
- Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan
Untuk melihat pola nyeri, kekakuan, serta keterbatasan gerak. - Pemeriksaan darah
Termasuk penanda peradangan seperti CRP dan ESR. Pemeriksaan HLA-B27 juga dapat dipertimbangkan, tetapi hasil positif tidak otomatis berarti seseorang mengalami AS. - X-Ray
Dapat membantu melihat perubahan struktural pada tulang belakang dan sendi sakroiliaka. - MRI
Dapat membantu mendeteksi tanda peradangan lebih awal, bahkan ketika perubahan tertentu belum terlihat pada X-Ray.
Apakah Ankylosing Spondylitis Bisa Disembuhkan?
Saat ini belum ada terapi yang dapat menghilangkan AS secara permanen. Namun, AS dapat dikendalikan dengan penanganan yang tepat. Tujuan pengobatan adalah mengurangi peradangan dan nyeri, mempertahankan fleksibilitas tubuh, menjaga kualitas hidup, serta memperlambat perkembangan kerusakan struktural. Penanganan dapat meliputi:
- Obat antiinflamasi (NSAIDs)
- Terapi biologis atau obat target tertentu
- Fisioterapi dan latihan fisik
- Perubahan gaya hidup sesuai rekomendasi dokter
- Operasi pada kondisi tertentu dengan kerusakan struktural berat
Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda, sehingga pilihan terapi harus ditentukan oleh dokter berdasarkan hasil pemeriksaan dan tingkat penyakit.
Mengapa Deteksi Dini Penting?
Salah satu tantangan AS adalah gejalanya sering dianggap sebagai “sakit punggung biasa.” Padahal, pola nyeri yang berlangsung lama, lebih berat saat istirahat, kaku di pagi hari, dan membaik setelah bergerak dapat menjadi tanda adanya peradangan. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula pasien dapat memperoleh penanganan yang sesuai. Jika nyeri dan kekakuan punggung terus berulang atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan menunggu hingga gerakan semakin terbatas.
Rekomendasi Dokter untuk Evaluasi Ankylosing Spondylitis
Karena Ankylosing Spondylitis merupakan penyakit inflamasi yang membutuhkan evaluasi menyeluruh, dokter spesialis reumatologi merupakan pilihan utama untuk konsultasi awal. Bagi pasien yang mempertimbangkan pengobatan di Malaysia atau Singapura, LIVINWELL CARE dapat membantu menghubungkan pasien dengan dokter yang sesuai dengan kebutuhannya.
Berikut rekomendasi DOKTER DI INDONESIA, MALAYSIA DAN SINGAPURA
INDONESIA
- Siloam Lippo Village
Dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR – Consultant Rheumatologist, Paling sesuai karena profil dokter secara eksplisit menyebut Ankylosing Spondylitis sebagai salah satu penyakit yang ditangani. - Mitra Keluarga Kelapa Gading
Dr. Sugiarto, Sp.PD-KR – Consultant Rheumatologist, Pilihan baik karena beliau memang Konsultan Reumatologi dan praktik di rumah sakit tersebut. - Mayapada Jakarta Timur
Dr. R. Gantira Wijayakusumah D., Sp.PD-KR – Consultant Rheumatologist, Cocok untuk evaluasi awal AS, terutama bila pasien membutuhkan penilaian penyakit autoimun/muskuloskeletal. - Eka Hospital Pekanbaru
Dr. Hady, M.Med (Int.Med), Sp.PD – Consultant Rheumatologist, Direkomendasikan untuk evaluasi awal pada pasien dengan dugaan Ankylosing Spondylitis. Apabila diperlukan, pasien dapat dirujuk lebih lanjut kepada dokter konsultan reumatologi untuk pemeriksaan dan penanganan yang lebih spesifik.
MALAYSIA
A. KUALA LUMPUR
- Gleneagles Hospital Kuala Lumpur
Dr Tay Voon Yaa – Rheumatologist, Direkomendasikan untuk evaluasi penyakit inflamasi dan autoimun, termasuk Ankylosing Spondylitis dan kondisi terkait spondyloarthritis. - Subang Jaya Medical Centre (SJMC)
Dr Heselynn Hussein – Consultant Rheumatologist, Berpengalaman dalam bidang reumatologi dan penanganan penyakit inflamasi sendi, termasuk kelompok spondyloarthritis. - Pantai Hospital Kuala Lumpur
Dr Benjamin Cheah Tien Eang – Consultant Rheumatologist, Menjadi salah satu pilihan untuk pasien yang membutuhkan evaluasi penyakit reumatologi dan inflammatory arthritis, termasuk Ankylosing Spondylitis.
B. PENANG
- Gleneagles Hospital Penang
Dr Ng Seow Ching – Rheumatologist, Pilihan untuk pasien yang membutuhkan evaluasi dan penanganan penyakit reumatologi, termasuk kondisi yang berkaitan dengan spondyloarthritis. - Pantai Hospital Penang
Dr Yeoh Whei Chuern – RheumatologyMemiliki keahlian di bidang Internal Medicine dan Rheumatology sehingga dapat menjadi pilihan untuk evaluasi kasus inflammatory arthritis dan Ankylosing Spondylitis.
SINGAPURA
- Farrer Park Hospital
Dr Eugene Lim Ui Chong – Rheumatologist, Salah satu pilihan yang sangat sesuai untuk kasus ini karena Ankylosing Spondylitis termasuk dalam specialty interest beliau, dengan pengalaman dalam evaluasi penyakit reumatologi dan musculoskeletal. - Mount Alvernia Hospital
Dr. Grace Chan Yin Lai – Rheumatologist, Dapat menjadi pilihan bagi pasien yang membutuhkan konsultasi reumatologi dan evaluasi penyakit inflamasi seperti Ankylosing Spondylitis. - Raffles Hospital / Raffles Medical Group
Dr Chong Yong Yeow – Senior Consultant Rheumatologist, Berpengalaman dalam bidang Rheumatology dan dapat menjadi pilihan untuk evaluasi penyakit inflamasi dan gangguan muskuloskeletal.
Catatan: Rekomendasi dokter di atas bukan berarti setiap pasien pasti membutuhkan dokter atau terapi yang sama. Pemilihan dokter sebaiknya disesuaikan dengan usia, gejala, riwayat penyakit, hasil MRI/X-Ray, pemeriksaan darah, serta kebutuhan medis masing-masing pasien.
KONSULTASIKAN KONDISI ANDA KEPADA DOKTER TERBAIK UNTUK MENDAPATKAN EVALUASI YANG TEPAT VIA LIVINWELL CARE!
LIVINWELL CARE membantu pasien dalam koordinasi perjalanan medis, mulai dari:
- Rekomendasi Rumah Sakit & Dokter
- Set Telekonsultasi & Booking Dokter
- Second Opinion Medis
- Medical Check-Up (MCU)
- Koordinasi Operasi & Perawatan
- Penjemputan Bandara & Transportasi
- Pembuatan Visa Medis
- Bantuan Akomodasi/Hotel
- Bantuan Proses Admission Rumah Sakit
- Bantuan Follow-Up Dokumen Medis
- Follow-Up Pasien Pasca Operasi
Berobat ke luar negeri tidak harus ribet.
LIVINWELL CARE hadir untuk membantu Anda mendapatkan akses layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan.
